JAKARTA - PT Bank Muamalat Tbk menargetkan akan mendapatkan tambahan dana pihak ketiga (DPK) sekira Rp1 triliun dalam setahun dengan diluncurkannya kartu Shar-e Gold Debit.
Direktur Retail Bank Muamalat Adrian A Gunadi menambahkan, target jumlah kartu dalam setahun diperkirakan akan mencapai 300 ribu. "Di tahap pertama 300 ribu pemegang kartu. Ini akanmenyumbangkan terhadap DPK mininum Rp1 triliun," ungkap Adrian dalam konfrensi pers di Jakarta, Kamis (28/7/2011) malam.
Kartu Share-e Debit Muamalat sendiri bekerja sama dengan Visa sehingga nasabah bisa langsung belanja di merchant-merchant yang berlogo Visa di seluruh dunia.
"Ini sendiri untuk mengembangkan pasar ritel. Dengan kerja sama dengan Visa, Muamalat akan tingkatkan jumlah merchant. Bisa diakses ke seluruh dunia. Dan juga keamanan kartu ini sudah menggunakan chip. Ini terobosan untuk perbankan syariah di mana Muamalat jadi pioner kartu pertama teknologi chip," jelasnya panjang.
Menurut Adrian, kartu debit berteknologi chip baru digunakan dua bank. Untuk target pasar, dia mengaku akan mengejar masyarakat golongan menengah atas. Pasalnya saldo rata-rata antara Share-e reguler berbeda dengan Share-e Gold debit.
"Kartu ini segmennya menengah atas. Pembukaan awal minimum Rp500 ribu dengan saldo rata-rata rekening tidak kurang dari Rp8,5 juta. Jadi dengan segmen ini kita jalankan program reward dan loyalty," tambahnya.
Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia menjelaskan Visa adalah perusahaan penyedia sistem pembiayaan dan biasa digunakan di 170 negara di dunia yang menggunakan logo Visa.(wdi)
sumber :
www.okezone.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar